Advertisement
Advertisement
Prinsip dalam membesarkan anak dapat berbeda. Misalkan si A
berasal dari keluarga besar, dan aturan di rumahnya adalah anak-anak seharusnya
dilihat, tidak didengar. Karena keluarganya miskin, anak-anak diharapkan untuk
menyingsingkan lengan baju dan tanpa protes apapun.
Sedangkan Dalam keluarga si B, di sisi lain, ada kepercayaan
bahwa anak-anak dan kebutuhan emosional mereka harus dipertimbangkan.
Akibatnya, Ia tidak melihat mengapa anak-anaknya harus melakukan pekerjaan
ketika mereka tidak mau. Salah satunya karena mereka memiliki pembantu rumah tangga
mingguan.
Si A menegaskan sikap ini tidak akan memanjakan anak-anak.
Ini bukan masalah biasa. Dan anak-anak sering mengambil sebuah perbedaan pendapat
dan keyakinan antara orang tua. Terlebih lagi, mereka mencoba untuk menggunakan
situasi tersebut untuk keuntungan mereka sendiri. Itu sangat normal. Masalahnya
adalah bahwa sering kali situasi seperti ini bisa keluar dari kontrol sebelum
pasangan anda mengakui bahwa hal ini terjadi.
Advertisement
Perbedaan Mengasuh Anak
Label: